Pihak kepolisian di Cummins County, Georgia, Amerika Serikat, sedang menyelidiki kematian seorang pria yang dipukuli dan dilempar ke tengah jalan beberapa hari setelah memenangkan hadiah undian lotere.
Menurut People, Sabtu 6 Mei 2017, The Forsyth County News melaporkan pada hari Sabtu lalu Chris Gudaitis, seorang paramedis yang tengah tidak bertugas dan baru kembali dari sebuah acara pernikahan, menemukan Charless Barrett, 59 tahun, tengah terbaring tak berdaya di tengah Jalan Atlanta Higway.
Ia kemudian mencoba memberi bantuan darurat dengan memberi tekanan pada dada pria itu sebelum melarikannya ke rumah sakit.
Korban semula diduga sebagai korban tabrak lari. Namun saat dilihat di wajahnya terdapat memar bekas pukulan. Saat itulah paramedis penolongnya itu menduga dia dipukuli sampai mati sebelum dibuang ke jalan raya.
Sialnya, sang korban, Barrett, baru saja memenangkan undian lotere sebesar U$ 17.000 atau Rp 2,2 miliar beberapa hari sebelum dipukuli sampai mati. Tiket undian yang dia beli seharga U$ 2 atau Rp 26 ribu memenangkan lotere.
Ketika Barrett menerima cek hadiahnya, dia langsung memasukkan ke rekening banknya. Karena itu pihak kepolisian percaya bahwa dia dipukuli sampai mati dalam upaya merampok uangnya.
Pihak kepolisian belum bisa merinci tentang kejahatan tersebut karena saat ini sedang diselidiki. Namun diketahui bahwa pria itu dirampok melihat sejarah ATM banknya yang digunakan perampok pada Senin lalu atau dua hari setelah dia tewas.
"Ini adalah kisah tragis dengan hasil yang tragis," kata Guaditis ke wartawan. "Tapi itu membuat diri saya merasa lebih baik karena mengetahui peristiwa itu pertama kali dan... tidak membiarkannya mati di pinggir jalan."
Tunjukkan kemahiran bemain poker anda, bersama dengan jutaan member lainnya di
1 ID bisa bermain 4 Game ( Texas Poker, Domino, Ceme dan Capsa susun). Jika anda tertarik untuk mendaftar, anda bisa mengisi kode berikut untuk memenuhi kolom referal








0 comments:
Post a Comment